Salah satu fitur penting dari CloudLinux adalah Lightweight Virtual Environment atau disingkat menjadi LVE, dari namanya kita dapat memahami sebagai lingkungan virtual yang ringan.

Dari informasi yang ada website CloudLinux kita mendapatkan informasi bahwa manfaat dari LVE ini adalah ‘Limit all CPU, IO, memory resources, numbers of processes, and concurrent connections per each user’.

Sebuah website dengan mudah membuat server down dengan menggunakan semua CPU,  Memory dan sumber daya IO (Input/Output). Teknologi LVE (Lightweight Virtual Envirinment) yang dikembangkan CloudLinux mencegah hal ini dengan memberikan batasan kepada setiap akun yang ada di server. Dengan cara ini maka tidak akan menggunakan sumber daya melebihi dari apa yang sudah diberikan.

LVE ini merupakan teknologi kernel yang mengintegrasikan server, PAM (Pluggable Authentication Modules), dan database untuk mencegah penyalahgunaan dan di sisi lain juga membuat overhead sekecil mungkin. Teknologi merupakan bagian dari container-based virtualization. Tujuan utama dari teknologi LVE adalah memastikan bahwa tidak ada sebuah website pun yang bisa membuat server down.

Manfaat-manfaat lain dari teknologi Lightweight Virtual Environment (LVE) ini adalah

  1. Meningkatkan kestabilan server
    Dengan pembatasan per akun maka server akan stabil karena tidak ada sebuah akun yang mampu membuat down server.
  2. Meningkatkan penjualan
    Kita dapat mengenakan biaya tambahan untuk website yang menggunakan resource melebihi yang telah ditentukan.
  3. Meningkatkan kepuasan pelanggan
    Server yang stabil tentu akan membuat pelanggan nyaman dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
  4. Mengurangi biaya support
    Server yang stabil tentu akan mengurangi keluhan pelanggan dan mengurangi biaya support.